1. 1.      Latar Belakang

Berdasarkan evaluasi diri  menunjukkan bahwa, IPK kelulusan  kurang dari 3,00 dan  masa tunggu untuk mendapatkan pekerjaan lebih dari 12 bulan. Hal ini disebabkan karena mutu lulusan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Magelang yang masih rendah. Permasalahan terletak pada belum terbentuknya keunggulan kompetensi yang spesifik dari program studi.  Selain itu, adanya kondisi global seperti persaingan, persyaratan kerja dan perubahan orientasi yang menuntut adanya perubahan kompetensi lulusan.

Setelah menetapkan profil lulusan program studi sebagai outcome pendidikan, maka langkah selanjutnya adalah menentukan kompetensi apa saja yang harus dimiliki oleh lulusan program studi sebagai output pembelajarannya. Penyusunan kompetensi berdasarkan profil lulusan yang mengandung elemen yang tercantum dalam SK Mendiknas No. 045/U/2002 dilakukan melalui pengadaan tenaga ahli dalam kegiatan pelatihan penyusunan kompetensi diharapkan dapat meningkatkan mutu lulusan yang dapat mencerminkan kebutuhan stakeholders.

 2.  Tujuan

Tujuan utama dari program ini adalah menghasilkan rumusan kompetensi (kompetensi utama, kompetensi pendukung dan kompetensi lainnya) dari setiap program studi berdasarkan profil lulusan. Perumusan kompetensi berdasarkan profil lulusan diharapkan dapat mencerminkan kebutuhan stakeholders, sehingga lulusan dapat bersaing dan memenangkan kompetisi pasar kerja.

 3.      Lingkup Kegiatan

Kualitas lulusan yang kompetitif dilihat dari kompetensi yang mencerminkan kebutuhan stakeholders. Kompetensi yang kompetitif didapatkan dengan menggambarkan profil lulusan yang diinginkan berdasarkan market signal stakeholders dan alumni, visi prodi, dan values universitas, sehingga sifat kompetensi sangat dinamis dan perlu diperbarui secara berkelanjutan. Kompetensi lulusan yang berdasarkan profil lulusan dapat diperoleh dengan menerapkan tiga unsur yaitu nilai-nilai perguruan tinggi (university values), visi keilmuan dari program studi (scientific vision), dan kebutuhan masyarakat pemangku kepentingan (need assesment). Kegiatan ini menghasilkan kompetensi lulusan untuk diterapkan di tingkat program studi. Model kegiatan berupa pelatihan/workshop.

 4.      Keluaran

Rumusan kompetensi lulusan yang terbagi dalam tiga kategori yaitu  kompetensi utama; kompetensi pendukung dan kompetensi lainnya dan mengandung 5 elemen yang diwajibkan dalam Kepmendiknas No.045/U/2002.

 5.      Nara Sumber

Tenaga Ahli perorangan yang diperlukan memiliki kualifikasi kompeten dalam penyusunan kompetensi dan kurikulum serta terlibat  langsung dalam proses penyusunan kompetensi dan kurikulum di institusinya.

            Nama Institusi
Alni Rahmawati, SE., MM/ Dewi Nurul Musjtari, SH., M.Hum UM Yogyakarta